Aneka Pembersih

Siap Melayani Anda untuk Produk dan Jasa Chemicals Cleaner

Mitra Madani Mandiri


    M2M (Mitra Madani Mandiri) merupakan salah satu perusahaan group dalam bidang perdagangan chemical, cleaning tools and machine, laundry service, laundry machine serta penyedia jasa cleaning di Indonesia yang melayani kebutuhan standart hygiene dan general cleanliness.

    Produk M2M berkualitas tinggi dan bisa diterima disemua segmen pasar, karena selain unggul dalam formulasi, dari segi harga dan kandungan bahan, produk My Cleaner juga lebih ekonomis dan ramah lingkungan (Eco Friendly).

Me

My Cleaner Solutions


My Cleaner merupakan produk pembersih yang berkualitas dengan harga yang terjangkau. Selain produk pembersih, kami juga menyediakan jasa layanan cleaning, cleaning tools and machine, laundry service serta laundry machine.

Kami percaya pelanggan dan mitra bisnis akan membantu dalam pengembangan bisnis kami. Oleh karena itu, dengan sepenuh hati, kami menawarkan produk berkualitas serta layanan penuh dengan jaminan kepuasan.



Chemical Cleaner

My Cleaner menyediakan berbagai macam produk Cleaning Chemical Supplies untuk berbagai macam tipe media dan keperluan. Tersedia untuk customer retail maupun corporate.

Cleaning Service

Kami menyediakan jasa cleaning service harian maupun bulanan dan tahunan untuk kebersihan kantor, kebersihan gedung, kaca gedung dan fasilitas umum atau tempat tinggal Anda.

Cleaning Consultant

Konsultasi dan survey gratis dengan marketing konsultan kami mengenai jasa cleaning service yang akan dikerjakan, alat bantu apa yang akan dipakai, dan lain sebagainya.

Laundry Consultant

Layanan laundry consultant M2M berguna untuk calon pengusaha laundry, bagi pemerhati masalah laundry, serta bagi para stake holder yang punya keterkaitan dengan usaha laundry.

Laundry Equipment

Untuk mencari peralatan laundry yang berkualitas, Anda tidak perlu bingung karena kami memiliki supplier, agen, dan distributor yang menjual alat bisnis laundry seperti mesin cuci, pengering pakaian, dan alat laundry lainnya.

Tools and Machine

Kami menyediakan alat bantu kebersihan maksimal dengan mesin cleaning dengan merk ternama dan yang berkualitas dan tahan lama seperti carpet extractor, mesin polisher, vacuum cleaner, high speed polisher.

0
completed project
0
brand award
0
facebook like
0
current projects
  • Cara Tepat Mencuci dan Merawat Jas Pria


    Jas biasanya merupakan pakaian paling mahal di antara koleksi busana pria. Sudah mahal, perawatannya perlu ekstra cermat pula agar berumur panjang. Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan cara perawatan jas yang benar. 

    Cara membersihkan jas tidak hanya melalui proses dry clean, di pasaran kini juga tersedia jas yang bisa dicuci dengan mesin cuci. Temukan keterangan mengenai hal ini atau tulisan “machine washable” pada label dibagian dalam jas.

    Artikel ini hanya membahas tentang cara mencuci jas dan cara menyetrika jas yang bisa dicuci menggunakan mesin cuci. 

    Jika jas yang ingin Anda bersihkan tidak memiliki keterangan tersebut, serahkan kepada jasa binatu profesional. Selain itu, di sini Anda juga akan mengetahui tips mengemas jas untuk dibawa bepergian.

    Cara Mencuci Jas yang Benar


    Berikut ini langkah-langkah cara cuci jas secara aman di rumah:
    • Cek label dibagian dalam jas untuk memastikan jas yang ingin Anda bersihkan benar-benar bisa dicuci dengan mesin cuci. Jika ada keterangan tersebut, kemudian periksa suhu air, siklus cuci, dan cara pengeringan yang dianjurkan.
    • Atasi bagian yang kotor atau ternoda sebelum memasukkan jas ke dalam mesin cuci. Oleskan Liquid wash di bagian yang kotor, lalu gunakan sikat gigi bekas yang sudah dibasahi untuk menyikat perlahan bagian tersebut. Diamkan beberapa saat, lalu masukkan ke mesin cuci.
    • Cuci setelan jas terpisah dari cucian lain agar tidak terlalu kusut seusai siklus cuci.
    • Pilih deterjen cair lembut dan berkualitas. Gunakan takaran sesuai anjuran pada kemasan deterjen.
    • Pilih siklus cuci delicate atau handwash dan suhu air sesuai rekomendasi pada label perawatan jas. Kedua siklus tersebut cukup singkat sehingga sesuai untuk jas yang biasanya tidak sampai dipakai berkotor-kotoran.
    • Jemur jaket dan celana setelan jas tergantung di hanger terpisah dalam posisi terbalik, sisi dalam berada di luar. Setelah 75% kering, balik sisi jaket dan celana tetap tergantung di hanger untuk mengembalikannya ke bentuk asli, pindahkan ke lokasi yang agak teduh. Biarkan hingga kering sempurna.

    Tips Penguapan dan Cara Setrika Jas

    Ada dua cara untuk menghaluskan permukaan jas, yaitu penguapan dan setrika biasa. 

    Anda bisa memakai mesin uap bertangkai khusus sesuai petunjuk pemakaiannya. Atau, cukup menggunakan setrika uap, begini caranya:
    • Isi setrika uap dengan air secukupnya, tidak melebihi tanda batas maksimum.
    • Setelah mulai beruap, semprotkan uap ke arah jas yang digantung di hanger tanpa menyentuhkan setrika ke kain jas. Lakukan pada semua bagian jas.
    • Biarkan hingga kelembapan akibat uap pada kain hilang dan jas kering kembali.
    • Selalu gunakan selembar kain bersih semisal sarung bantal atau serbet untuk melapisi jas agar tidak terjadi kontak langsung antara setrika dan bahan jas. 
    Untuk menyetrika jas, silakan ikuti panduan berikut ini:

    • Nyalakan setrika sesuai suhu yang dianjurkan label pada jas.
    • Coba di bagian kecil yang tersembunyi terlebih dulu. Turunkan suhu jika setrika meninggalkan bekas.
    • Untuk menyetrika bagian lengan, masukkan gulungan handuk ke lengan sebelum menyetrika bagian luarnya. Hal ini untuk menghindari terbentuknya lipatan tajam. Tetap gunakan kain pelapis antara setrika dan permukaan jas.
    • Gantung jas yang sudah disetrika di hanger khusus untuk jas yang biasanya lebih kokoh dan lebar di bagian bahu.

    Cara Melipat Jas untuk Dibawa Bepergian


    Jas baru pada umumnya disertai sarung jas (suit carrier) untuk membungkus jas ketika dibawa bepergian. Di dalamnya terdapat hanger. Gantung jaket dan celana setelan jas di hanger tersebut, kemudian masukkan ke sarung jas.

    Tutup ritsletingnya dan tekuk menjadi dua, tepat di bagian tengah vertikal. Pasang kaitannya pada penggantung hanger. Jas pun siap ditenteng bepergian tanpa khawatir menjadi kusut.
  • 7 Tips Tepat Mencuci Pakaian Dalam


    Semua kesehatan berasal dari hidup yang sehat, salah satu contohnya ialah dengan mencuci segala sesuatu yang kita pakai, terutama pada pakaian.

    Bagi seorang wanita pakaian yang sangat dibutuhkan tingkat kebersihannya ialah, pakaian dalam. Celana dalam, bra, celana ketat (stocking) yang menjadi kebutuhan utama para wanita ini akan membantu seorang wanita untuk bisa merasakan kenyamanan saat melakukan aktivitas sehari-harinya.

    Saat pakaian tersebut telah digunakan seharian, maka saat itulah kita perlu mencucinya untuk menjauhkan segala kotoran yang telah menempel.

    Namun dalam mencuci beberapa pakaian dalam ini seringkali terlihat sepele dan gampang, dikarenakan ukurannya yang lebih kecil dan memudahkan saat mencuci hingga mengeringkannya. Selain itu kebanyakan wanita tidak mencuci dengan cara yang tepat, dan bahkan banyak wanita cenderung memakai pakaian dalam seperti bra dan stoking selama berhari-hari dan baru mencucinya ketika mereka menemukan noda kotoran atau mencium bau kotor, dan hal tersebut sangat berbahaya untuk kesehatan Miss V para wanita.

    Menurut para dokter, mencuci pakaian dalam dengan cara seperti itu memiliki konsekuensi buruk terhadap kesehatan Miss V. Pasalnya, celana ketat atau stocking berasal dari bahan sintesis sejenis spandex dan nilon.

    Jenis kain tersebut memang memiliki sifat hangat yang tinggi pada tubuh kita, namun jika digunakan terlalu lama akan menyebabkan kelembaban apalagi jika pencuciannya tidak benar dapat menumbuhkan bakteri-bakteri yang menempel pada bagian tubuh.

    Berikut 7 tips mencuci celana dalam yang benar:

    • Tidak menggunakan mesin cuci
    Banyak orang yang menggunakan mesin cuci untuk saat membersihkan pakaian dalamnya dengan alasan lebih simpel dan cepat. Padahal hal ini tidak boleh dilakukan. Karena mesin cuci hanya akan merusak kain dari pakaian dalam.

    • Tidak dicampur dengan pakaian lain
    Saat Anda akan mencuci, pastikan agar Anda memisahkan pakaian dalam dengan pakaian lain. Hal ini untuk mencegah agar pakaian dari pakaian dalam tidak mengkontaminasi pakaian lain, begitu juga sebaliknya.

    • Menggunakan shampoo bayi
    Untuk menjaga bahan pakaian dalam, sebaiknya Anda menggunakan deterjen khusus untuk pakaian dalam. Namun jika Anda tidak punya waktu untuk membelinya, Anda bisa menggunakan shampoo bayi.

    • Jangan gunakan pemutih
    Sebaiknya Anda memisahkan pakaian dalam yang berwarna dengan yang putih. Hal ini untuk mencegah agar yang putih tidak terkena luntur. Selain itu, sebaiknya Anda tidak menggunakan pemutih untuk mencuci yang berwarna putih karena hal tersebut akan membuat kain dan benang lebih mudah untuk rapuh dan robek. Kalaupun pakaian Anda memiliki noda yang tidak bisa hilang dengan sabun biasa, sebaiknya Anda menggunakan cuka atau lemon.

    • Tidak merendam
    Anda mungkin berniat merendam pakaian dalam karena ada noda cepat hilang. Namun cara ini sebenarnya tidak efektif. Akan lebih baik jika Anda langsung mencucinya.

    • Periksa kaitan bra
    Bagi Anda para wanita, sebaiknya Anda memperhatikan kaitan bra saat akan mencuci. Pastikan kaitan bra sudah terkancing agar tangan Anda tidak terluka karena besi pengait.

    • Tidak diperas
    Setelah selesai mencuci, jangan pernah memeras pakaian dalam. Hal ini akan membuatnya cepat rusak. Untuk mengurangi kadar airnya, sebaiknya Anda mengibaskannya atau menggunakan mesin pengering.
  • 9 Kesalahan Saat Mencuci Pakaian


    Mencuci baju merupakan kegiatan rutin yang biasa dilakukan. Memang, kita bisa saja menaruh cucian di laundry dan menanti pakaian rapi dan bersih dengan bantuan orang lain.

    Meski begitu, tentu saja Anda pasti pernah mencuci pakaian sendiri. Sebaliknya, bila Anda merupakan orang yang sering mencuci sendiri, belum tentu terhindar dari kesalahan-kesalahan ini.

    Berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi saat mencuci pakaian.

    1. Terlalu banyak detergen
    Busa berlebih dapat menahan kotoran tertarik kembali pada pakaian dan terjebak pada daerah-daerah yang tidak terbilas bersih seperti di bawah kerah. Solusinya, gunakan hanya setengah dari jumlah deterjen yang biasa Anda gunakan, kemudian secara bertahap tingkatkan jumlahnya jika pakaian tidak bersih seperti yang Anda inginkan.

    Pengecualian, jika memiliki air keras, Anda mungkin benar-benar membutuhkan lebih banyak sabun dari yang Anda biasa gunakan. Periksa rekomendasi untuk air keras pada botol deterjen.

    2. Mengisi mesin cuci dengan cara yang salah
    Saat mencuci pakaian dengan mesin cuci bukaan atas, Anda mungkin terbiasa mengisi air terlebih dahulu, kemudian sabun, baru pakaian. Cara ini sangatlah salah. Cara tersebut memang dimaksudkan untuk mencegah residu pada kain dan mesin.

    Meski begitu, deterjen modern bebas fosfat dan tidak berbahaya bagi pakaian. Selama Anda tidak menggunakan pemutih, jangan tambahkan pakaian setelah air. Sebaliknya, masukkan pakaian terlebih dahulu, kemudian air, dan terakhir deterjen.

    3. Mencuci pakaian berlabel "Dry-clean"
    Sebenarnya, sebagian besar pakaian yang dilabeli "dry-clean" sebenarnya dapat dicuci dengan tangan dan dikeringkan. Ini termasuk juga pakaian berserat alami, sepeti linen dan sutera. Tes pertama yang bisa dilakukan adalah tes warna, yaitu dengan membasahi kapas dengan deterjen ringan dan oleskan pada jahitan tersembunyi untuk melihat apakah warnanya akan luntur.

    Jika tidak, Anda bisa melanjutkan mencuci pakaian dalam air sabun dengan menggosoknya sekali atau dua kali, lalu bilas. Segera gulung dengan handuk untuk mengekstrak kembali kelembabannya.

    Meski begitu, Anda tetap harus melakukan "dry-clean" pada beberapa jenis pakaian tertentu misalnya, kulit, suede, sutera, pakaian dengan banyak ornamen, dan potongan-potongan terstruktur.

    4. Tidak menutup resleting
    Gigi logam dapat merobek pakaian halus atau pakaian dengan tenun yang sedang dicuci berbarengan.

    5. Mencuci pakaian yang terkancing
    Ketika dicuci, kancing pakaian akan mengalami tekanan dan memungkinkan kancing terlepas. Sempatkan untuk melepas kancing sebelum meletakkan pakaian di dalam mesin cuci.

    6. Menggunakan pemutih secara berlebihan
    Pikirlah dua kali sebelum Anda menggunakan pemutih. Anda mungkin tidak terlalu membutuhkannya saat membersihkan noda-noda seperti darah, keringat atau air mata.

    Pilihan terbaiknya untuk menghindari pemakaian pemutih adalah campur kaus kaki yang bernoda atau celana di dalam panci besar dengan irisan lemon. Didihkan selama beberapa menit.

    7. Tidak mengatur posisi mesin cuci
    Jika mesin cuci Anda diletakkan langsung di atas lantai, getaran dari mesin cuci bisa merusak lantai Anda. Tempatkan bantalan di bawah kaki mesin cuci Anda untuk mengurangi kerusakan tersebut.

    8. Mengabaikan kerutan pakaian setelah dicuci
    Mesin cuci modern saat ini seringkali memungkinkan pakaian tidak perlu dijemur untuk dikeringkan. Meski begitu, untuk beberapa jenis pakaian yang berkerut, harus dibiarkan beberapa saat atau mereka akan sulit licin kembali. Sebaiknya, kebas-kebas pakaian setelah mencuci agar kerutan tidak semakin dalam.

    9. Tidak membersihkan pengering
    Meskipun Anda mengosongkan filter mesin cuci setelah digunakan, penumpukan serat dapat menyumbat saluran dari waktu ke waktu dan mengakibatkan bahaya kebakaran. Sebuah tanda pasti bahwa pengering Anda tersumbat adalah dibutuhkan lebih dari satu jam untuk mengeringkan beberapa pakaian.

    Sekali setahun, lepaskan selang dari belakang mesin dan gosok filter serat sekali setahun dengan sikat gigi kecil dan sedikit deterjen.
  • TERIMAKASIH

    KAMI UCAPKAN TERIMAKASIH PADA MITRA-MITRA YANG TELAH MENGGUNAKAN PRODUK DAN LAYANAN KAMI:

    HOTEL SUTAN RAJA, HOTEL FAVE BRAGA, HOTEL NEO, HOTEL AHADIAT, HOTEL GARDEN PERMATA, HOTEL GRAND TEBU, HOTEL GRAND PASUNDAN, HOTEL NOVOTEL CIAMPELAS, HOTEL SABDA ALAM, HOTEL TIRTAGANGGA, HOTEL DANAU DARIZA, HOTEL KAMPUNG SAMPIREUN, HOTEL KAMOJANG, HOTEL AGUSTA, HOTEL FAVE CIMANUK, ASEP STROBERRY, REST PONYO, PT. RICHEESE NABATI, PT. KARTIKA SARI, CIATER LAUNDRY, CAFE BALI, CITRA SUNDA CATERING INDOFFOD, CITRA BOGA CATERING INDOFOOD, PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR, PT. ROHTO, RS. KARISMA CIMAREME, RS. AL ISLAM, RS. AL IKHSAN, RS. BINA SEHAT, RS.IMC, RS. GRAHA BUNDA, KRATON LAUNDRY, KURNIA LAUNDRY, THE MAID LAUNDRY, DEMPIRE LAUNDRY, PURE LAUNDRY, WISMA ATIK, SAH LAUNDRY, JOL LAUNDRY, PT. NETTOYAGE CLEANING SERVICE, CV. SANDIRA CLEANING SERVICE, CV. KMP CLEANING SERVICE, CV. MITRA CLEANING, PD.PUTRA MAKMUR, SWISS BELL HOTEL, HOTEL GRAND PARADISE, HOTEL VIPASSANA, HOTEL LOTUS SUBANG, HOTEL GRAND SUBANG, HOTEL SUMBER ALAM, HOTEL REDANTE, HOTEL SARIATER, HOTEL GRAND HANI, HOTEL PUTERI GUNUNG, BETHA HOTEL, RS ANNISA QUEEN, RS GUNTUR, CV SETRASARI, CV SRIJAYA, PT MASSADENTA, CV MITRA AMANAH, TANJUNG BALEBAT, RAHAYU LOUNDRY, RESTO CIBIUK, MR CUCI, SULTAN LOUNDRY

    ADDRESS

    Jln. Terusan Bojongsoang No.10, Kabupaten Bandung

    EMAIL

    marketingcenter.m2m@gmail.com
    m2mofficer@gmail.com

    MOBILE

    +62896 566 446 23
    +62822 143 999 81

    OFFICE

    (022) 859 38 450